Penggunaan Lain Dari Bentuk-て Dalam Bahasa Jepang

0
1291

Bentuk-te sangat berguna karena digunakan secara luas dalam berbagai jenis ungkapan tata bahasa jepang. Kita akan belajar cara mengungkapkan kondisi tetap berkelanjutan dengan menggunakan bentuk 「~ている」 dan 「~てある」. Meskipun kita telah belajar berbagai macam konjugasi kata kerja, namun apa yang telah kita pelajari sebelumnya hanya digunakan untuk satu kali aksi. Pada sesi ini kita akan membahas cara mengungkapkan kondisi tetap berkelanjutan, sebagai contoh jika kita ingin mengucapkan “Saya sedang berlari”. Kita juga akan mempelajari cara mengungkapkan suatu tindakan yang ditujukan untuk masa depan menggunakan ungkapan 「~ておく」 dan cara mengungkapkan arah dari suatu tindakan menggunakan  「~ていく」 dan 「~てくる」.

Menggunakan 「~ている」 untuk mengungkapkan kondisi tetap berkelanjutan

Kosa Kata

  1. 食べる 【た・べる】 (kerja-ru) – makan
  2. 読む 【よ・む】 (kerja-u) – membaca
  3. 友達 【とも・だち】 – teman
  4. 【なに】 – apa
  5. する (pengecualian) – melakukan
  6. 昼ご飯 【ひる・ご・はん】 – makan siang
  7. 教科書 【きょう・か・しょ】 – buku pelajaran
  8. 【はなし】 – cerita
  9. 聞く 【き・く】 (kerja-u) – bertanya, mendengar
  10. ううん – tidak (bentuk kasual / santai sehari-hari)

Kita telah mempelajari cara mengungkapkan kondisi keadaan benda menggunakan 「です」, 「だ」, dll. Hanya saja cara yang telah kita pelajari hanya digunakan untuk satu kali waktu, bahwa kamu adalah sesuatu atau bukan sesuatu. Tata bahasa yang akan kita pelajari pada sesi kali ini adalah mendeskripsikan kondisi tetap berkelanjutan dari sebuah tindakan. Dalam bahasa indonesia bisa diterjemahkan sebagai “Sedang” kecuali untuk beberapa pengecualian yang akan kita pelajari nanti. Kita bisa memanfaatkan bentuk-te yang telah kita pelajari pada sesi sebelumnya untuk mengungkapkan kondisi tetap berkelanjutan dengan cara menambahkan 「いる」 pada bentuk-te. Hasil gabungannya nya bisa diperlakukan selayaknya kata kerja ru.

「いる」 disini adalah kata kerja ru yang sama dengan kata kerja ru yang digunakan untuk mendeskripsikan keberadaan. Hanya saja dalam kasus kali ini, kita tidak perlu memikirkan apakah subyeknya merupakan benda hidup atau benda mati.

Menggunakan 「~ている」 untuk kondisi berkelanjutan
  • Untuk mendeskripsikan sebuah tindakan berlanjut,  ubah kata kerja kedalam bentuk-te kemudian tambahkan kata kerja 「いる」. Hasil gabungannya dikonjugasikan seperti kata kerja ru tanpa peduli apa kata kerja aslinya.
    Contoh:
    食べ食べ食べている
    読んでいる
Hasilnya dikonjugasikan sebagai kata kerja ru
Positif Negatif
Tak Lampau んでいる sedang membaca んでいない tidak sedang membaca
Lampau んでいた tadi sedang membaca んでいなかった tadi tidak sedang membaca

Contoh 1

A:友達いるの?
A: Apa yang sedang dilakukan teman?

B:昼ご飯食べている
B: (Teman) sedang makan siang.

Perhatikan bahwa dengan menggabungkan kata kerja bentuk-te dengan 「いる」, kamu telah mengubah kata gabungan tersebut menjadi kata kerja-ru sehingga semua konjugasi yang berlaku untuk kata kerja ru berlaku juga untuk kata kerja ini. Contoh-contoh dibawah ini menunjukan konjugasi bentuk-masu dan konjugasi polos negatif.

Contoh 2

A:でいる
A: Apa yang sedang kamu baca?

B: 教科書でいます
B: Saya sedang membaca buku pelajaran.

Contoh 3

A: 聞いていますか
A: Apa kamu sedang mendengarkan saya? (lit: Apa kamu sedang mendengarkan ceritanya?)

B: ううん聞いていない
B: Tidak, saya tidak sedang mendengarkan.

Karena biasanya orang-orang jepang malas menggerakan lidah mereka untuk secara benar mengucapkan  「い」, maka biasanya 「い」 ini sering dihilangkan dalam percakapan bahasa jepang yang sesungguhnya. Namun jika kamu hendak menulis sebuah karya tulis, kamu harus selalu menyertakan 「い」. Berikut ini adalah bentuk singkat dari contoh diatas.

Contoh 4

A:友達の?
A: Apa yang sedang dilakukan teman?

B:昼ご飯食べてる
B: (Teman) sedang makan siang.

Contoh 5

A:でる
A: Apa yang sedang kamu baca?

B:教科書でいます
B: saya sedang membaca buku pelajaran.

Contoh 6

A:聞いていますか
A: Apa kamu sedang mendengarkan saya? (lit: Apa kamu sedang mendengarkan ceritanya?)

B:ううん聞いてない
B: Tidak, saya tidak sedang mendengarkan.

Perhatikan bahwa saya tidak menghilangkan 「い」 pada bentuk sopan. Meskipun pada kenyataan nya orang-orang jepang juga akan menghilangkan 「い」 bahkan pada bentuk sopan, namun ada baiknya membiasakan dulu untuk mengucapkan dengan cara yang benar sebelum menggunakan singkatan-singkatan. Kamu akan kagum dengan banyaknya singkatan-singkatan yang ada dalam percakapan santai bahasa jepang (kamu mungkin juga akan kagum dengan bagaimana sebuah kalimat bisa menjadi sangat panjang dalam percakapan yang sangat sopan). Pada dasarnya orang jepang akan menggunakan penyingkatan saat sedang bersikap malas dan menyeret semua kata bersama-sama. Partikel disana-sini juga akan banyak yang dibuang.

Contoh:

  1. しているの?(Partikel-partikel tersebut sangat susah jika harus diucapkan setiap saat…)
  2. しているの? (Hmm, Saya tidak suka mengucapkan seluruh vokal suara.)
  3. してんの? (Ah, Sempurna!)

Kondisi berkelanjutan vs Tindakan berkelanjutan

Kosa Kata

  1. 知る 【し・る】 (kerja-u) – mengetahui
  2. 分かる 【わ・かる】 (kerja-u) – memahami
  3. 今日 【きょう】 – hari ini
  4. この – ini (singkatan dari これの)
  5. 【うた】 – lagu
  6. [/tooltip] 【みち】 – jalan
  7. はい – ya (sopan)

Ada kasus-kasus tertentu dimana pernyataan kondisi berkelanjutan tidak bisa diterjemahkan dalam bentuk progresif. Pada kenyataannya ada sebuah ambigu antara bahwa sesuatu sedang dalam keadaan melakukan tindakan atau sedang dalam keadaan yang ditimbulkan dari suatu tindakan-tindakan. Ini biasanya bisa ditentukan dari konteks dan praktek umum.  Sebagai contoh, meskipun 「結婚している」 secara teknis bisa diartikan bahwa seseorang sedang melakukan pernikahan namun biasanya kata tersebut digunakan untuk merujuk orang yang sudah menikah dan dalam status terikat pernikahan. Sekarang kita akan membahas kata kerja umum yang sering membuat bingung bagi para pelajar bahasa jepang.

知る

知る」 berarti “tahu” namun tidak terlalu mirip kata “tahu “dalam bahasa indonesia yang meskipun merupakan sebuah kata kerja tapi juga sering digunakan untuk mendeskripsikan dalam kondisi mempunyai pengetahuan. Bahasa jepang lebih konsisten dalam penggunakan kata kerja “tahu” dan kata ini hanya murni kata kerja biasa. Sebagai contoh, Saya tadi tahu (kata kerja) sesuatu, maka sekarang saya tahu/mengetahuinya (kondisi memiliki pengetahuan). Dalam bahasa jepang kondisi berlanjut memiliki pengetahuan “mengetahui” sepadan dengan kata 「知っている」.

知る」 vs 「分かる

分かる」 berarti “paham” dan mungkin mirip dengan 「知る」 dalam beberapa kasus. Namun seperti halnya dalam bahasa Indonesia, terdapat perbedaan makna antara “mengetahui” dan “memahami”. 「分かっている」 berarti kamu telah dalam keadaan mengerti/memahami sesuatu, sedangkan 「知っている」hanya sekedar berarti kamu mengetahui sesuatu.

Contoh

  1. 今日知りました
    Saya tahu tentang hari ini.
  2. この知っていますか?
    Apa (kamu) tahu lagu ini?
  3. 分かりますか。
    Apa (kamu) paham jalannya?
  4. はいはい分かった分かった
    Iya, iya, ngerti, ngerti.

Kata Kerja Gerak (行く来る、dll.)

Kosa Kata

  1. 鈴木 【すず・き】 – Suzuki (nama keluarga)
  2. どこ – dimana
  3. もう – sudah
  4. 【1) うち; 2) いえ】 – rumah
  5. 帰る 【かえ・る】 (kerja-u) – pulang
  6. 【さき】 – sebelum
  7. 行く 【い・く】 (kerja-u) – pergi
  8. 美恵 【み・え】 – Mie (nama panggilan)
  9. 来る 【く・る】 (pengecualian) – datang

Dalam bahasa jepang kata 「行っている」 dan 「来ている」 tidak berarti “sedang pergi” dan “sedang datang”. Bentuk 「~ている」 pada kata kerja gerak lebih berfungsi sebagai urutan tindakan seperti yang telah kita pelajari pada sesi sebelumnya. Dengan kata lain, Kamu selesai melakukan gerakannya dan sekarang kamu ada dalam keadaan itu. Mungkin akan membantumu jika kamu berpikir bahwa 「行って」 dan 「いる」 merupakan dua kata yang terpisah dan dilakukan berurutan. Ingat bahwa 「いる」 adalah kata kerja keberadaan untuk benda hidup.

Contoh

  1. 鈴木さんはどこですか。
    Dimana Suzuki-san?
  2. もう帰っている
    Dia telah pulang. -> Dia telah pulang dan sudah ada (dirumah) sekarang.*
  3. 行っているよ。
    Saya akan pergi lebih dulu. -> Saya akan pergi dan akan ada disana sebelum kamu*
  4. 美恵ちゃんは、もう来ているよ。
    Mie-chan sudah datang lho. ->Mie-chan sudah datang dan sudah ada disini*

*terjemahan literal

Menggunakan 「~てある」 untuk keadaan hasil

Kosa Kata

  1. 準備 【じゅん・び】 – persiapan
  2. どう – bagaimana
  3. もう – sudah
  4. する (pengecualian) – melakukan
  5. ある (kerja-u) – ada (benda mati)
  6. 旅行 【りょ・こう】 – bepergian
  7. 計画 【けい・かく】 – rencana
  8. 終わる 【お・わる】 (kerja-u) – berakhir
  9. うん – ya
  10. 切符 【きっ・ぷ】 – tiket
  11. 買う 【か・う】 (kerja-u) – membeli
  12. ホテル – hotel
  13. 予約 【よ・やく】 – reservasi

Seperti halnya 「ある」 yang berpasangan dengan 「いる」, ada 「~てある」 yang punya makna khusus. Dengan mengganti 「いる」 dengan 「ある」maka akan menghasilkan makna “kondisi hasil setelah tindakan selesai dilakukan”. Biasanya ungkapan ini digunakan untuk menjelaskan bahwa sesuatu telah secara sempurna selesai dilakukan. Tindakan yang telah selesai dilakukan ini juga membawa nuansa dilakukan sebagai persiapan untuk sesuatu yang lain.

Karena tata bahasa ini menjelaskan keadaan dari suatu tindakan yang telah selesai dilakukan maka akan lebih umum untuk menggunakan partikel 「は」 dan 「も」 daripada 「を」.

Contoh 1

A:準備どうですか。
A: Bagaimana dengan persiapannya?

B:準備は、もうしてあるよ。
B: Persiapannya telah selesai dilakukan.

Contoh 2

A:旅行計画終わった
A: Apa persiapan perjalanannya telah selesai?

B:うん切符買ったし、ホテル予約してある
B: Ya, tidak hanya telah membeli tiket, saya juga telah melakukan reservasi hotel.

Menggunakan bentuk 「~ておく」 untuk persiapan masa depan

Kosa Kata

  1. 晩ご飯 【ばん・ご・はん】 – makan malam
  2. 作る 【つく・る】 (kerja-u) – membuat
  3. 電池 【でん・ち】 – baterai
  4. 買う 【か・う】 (kerja-u) – membeli

Jika 「~てある」 membawa nuansa selesainya suatu tindakan sebagai persiapan untuk sesuatu yang lain, maka 「~ておく」 secara khusus menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan atau akan dilakukan, memiliki masa depan yangtelah direncanakan. Sebagai contoh, kamu membuat kue yang enak kemudian kamu meletakannya di jendela supaya dingin agar kamu bisa memakannya nanti. Contoh ini membantu menjelaskan kenapa kata kerja 「おく」 (置く) yang berarti menempatkan, bisa digunakan untuk mendeskripsikan persiapan masa depan. Kata kerja 「置く」 saat berdiri sendiri akan ditulis menggunakan kanji, namun saat digunakan bersama kata kerja terkonjugasi semisal bentuk-te maka akan ditulis menggunakan hiragana.

Contoh

  1. 晩ご飯作っておく
    Membuat makan malam. (sebagai persiapan masa depan)
  2. 電池買っておきます
    Saya akan membeli baterai. (sebagai persiapan masa depan)

「ておく」 terkadang juga disingkat menjadi 「~とく」 agar lebih mudah diucapkan.

  1. 晩ご飯とく
    Membuat makan malam. (sebagai persiapan masa depan)
  2. 電池ときます
    Saya akan membeli baterai. (sebagai persiapan masa depan)

Menggunakan kata kerja gerak (行く来る) dengan bentuk-te

Kosa Kata

  1. えんぴつ – pensil
  2. 持つ 【も・つ】 (kerja-u) – menggenggam
  3. いる (kerja-ru) – ada (benda hidup)
  4. 学校 【がっ・こう】 – sekolah
  5. 行く 【い・く】 (kerja-u) – pergi
  6. 【1) うち; 2) いえ】 – rumah
  7. 来る 【く・る】 (pengecualian) – datang
  8. お父さん 【お・とう・さん】 – ayah (sopan)
  9. 早い 【はや・い】 (sifat-i) – cepat, awal waktu
  10. 帰る 【かえ・る】 (kerja-u) – pulang
  11. 【えき】 – stasiun
  12. 【ほう】 – arah, jalan
  13. 走る 【はし・る】 (kerja-u) – lari
  14. 【ふゆ】 – musim dingin
  15. 入る 【はい・る】 (kerja-u) – masuk
  16. コート – mantel
  17. 着る 【き・る】 (kerja-ru) – mengenakan
  18. 増える 【ふ・える】 (kerja-ru) – menambah
  19. 一生懸命 【いっ・しょう・けん・めい】 – dengan usaha penuh
  20. 頑張る 【がん・ば・る】 (kerja-u) – mencoba melakukan yang terbaik
  21. 色々 【いろ・いろ】 (sifat-na) – macam-macam
  22. 【ひと】 – orang
  23. 付き合う 【つ・き・あ・う】 (kerja-u) – pergi bersama, tetap bersama
  24. いい (sifat-i) – bagus
  25. まだ – belum
  26. 見つかる 【み・つかる】 (kerja-u) – menemukan
  27. 日本語 【に・ほん・ご】 – bahasa jepang
  28. ずっと – panjang, jauh
  29. 【まえ】 – depan, sebelum
  30. 勉強 【べん・きょう】 – belajar
  31. する (pengecualian) – melakukan
  32. 結局 【けっ・きょく】 – pada akhirnya
  33. やめる (kerja-ru) – berhenti

Kamu juga bisa menggunakan kata kerja gerak “pergi” (行く)dan “datang” (来る) bersama bentuk-te untuk menunjukan bahwa suatu tindakan mengarah ke atau dari suatu tempat. Contoh paling umum adalahkata kerja 「持つ」 (menggenggam). Jika 「持っている」 berarti kamu sedang dalam keadaan menggenggam/mempunyai sesuatu, maka saat  「いる」 diganti dengan 「いく」 atau 「くる」, akan berarti kamu membawa datang atau pergi sesuatu. Konjugasi dari kata gabungan ini menggunakan konjugasi dari 「行く」 dan 「来る」.

Contoh

  1. えんぴつ持っている
    Apa kamu mempunyai pensil?
  2. 鉛筆学校持っていく
    Apa kamu pergi ke sekolah membawa pensil?
  3. 鉛筆持ってくる
    Apa kamu datang ke rumah membawa pensil?

Untuk lebih mudahnya kamu bisa menganggap mereka sebagai sebuah urutan tindakan: menggenggam dan pergi, atau menggenggam dan datang. Berikut ini beberapa contoh lain.

  1. お父さんは、早く帰ってきました
    Ayah (datang) pulang lebih awal.
  2. 走っていった
    Berlari pergi ke arah stasiun.

Kata kerja gerak juga dapat digunakan dalam ungkapan waktu untuk mengungkapkan “menuju masa depan” atau “hingga saat ini”.

  1. 一生懸命頑張っていく
    Akan melakukan yang terbaik (menuju masa depan) dengan seluruh kemampuan!
  2. 色々付き合ってきたけど、いいまだ見つからない
    Telah bersama bermacam-macam orang (higga saat ini), namun belum menemukan orang yang baik.
  3. 日本語ずっとから勉強してきて結局やめた
    Telah belajar bahasa jepang jauh sebelumnya hingga saat ini, pada akhirnya berhenti.
BAGIKAN
Artikel sebelumnyaKalimat Gabungan Bahasa Jepang