Partikel Yang Berhubungan Dengan Kata Benda (と、や、とか、の)

0
393

Kita telah mempelajari konstruksi tata bahasa jepang yang membuat kita bisa mengungkapkan hampir semua yang kita inginkan. Selanjutnya kita akan melihat bagaimana partikel 「の」 akan memberi kita kemampuan yang lebih lagi dengan cara mendefinisikan kata benda generik yang abstrak. Kita juga akan belajar bagaimana cara memodifikasi kata benda secara langsung menggunakan kata benda lain.

Ini adalah pelajaran terakhir yang secara khusus memfokuskan pada partikel namun tidak berarti tidak ada partikel lain lagi untuk dipelajari. Kita akan belajar lebih banyak lagi partikel seiring dengan pelajaran lain. Selama kamu tahu arti dan cara penggunaan nya, maka tidak penting apakah kamu tahu bahwa mereka adalah partikel atau bukan.

Partikel inklusif 「と」

Kosa Kata

  1. ナイフ – pisau
  2. フォーク – garpu
  3. ステーキ – steak
  4. 食べる 【た・べる】 (kerja-ru) – makan
  5. 【ほん】 – buku
  6. 雑誌 【ざっ・し】 – majalah
  7. 葉書 【はがき】 – kartu pos
  8. 買う 【か・う】 (kerja-u) – membeli
  9. 友達 【とも・だち】 – teman
  10. 話す 【はな・す】 (kerja-u) – bicara
  11. 先生 【せん・せい】 – guru
  12. 会う 【あ・う】 (kerja-u) – bertemu

Partikel 「と」 mirip dengan partikel 「も」 yang mengandung arti penyertaan. Partikel ini bisa menggabungkan dua atau lebih kata benda dan akan mempunyai makna “dan”.

  1. ナイフフォークステーキ食べた
    Makan steak dengan menggunakan pisau dan garpu.
  2. 雑誌葉書買った
    Membeli buku, majalah dan kartu post.

Kemiripan lain dalam penggunaan partikel 「と」 adalah dalam hal untuk menunjukan bahwa suatu tindakan dilakukan bersama seseorang atau sesuatu yang lain.

  1. 友達話した
    (tadi) Bicara bersama teman.
  2. 先生会った
    (tadi) Bertemu dengan guru

Partikel daftar 「や」 dan 「とか」

Kosa Kata

  1. 飲み物 【の・み・もの】 – minuman
  2. カップ – cangkir
  3. ナプキン – serbet
  4. いる (kerja-u) – membutuhkan
  5. 【くつ】 – sepatu
  6. シャツ – baju
  7. 買う 【か・う】 (kerja-u) – membeli

Partikel 「や」 sama halnya dengan partikel 「と」yang digunakan untuk mendaftar satu atau lebih kata benda hanya saja partikel ini lebih samar dibanding partikel 「と」.  Partikel  「や」 menyiratkan bahwa mungkin ada hal-hal lain yang tidak terdaftar dan tidak semua item yang ada dalam daftar mungkin berlaku. Dalam bahasa Indonesia kamu mungkin bisa mengartikannya sebagai “dsb, dll, dst”.

  1. 飲み物カップナプキンは、いらない
    Kamu tidak perlu (hal-hal seperti) minuman, gelas, serbet, dll?
  2. シャツ買う
    Membeli (hal-hal seperti) sepatu, kemeja, dll .

「と か」 juga memiliki arti yang sama dengan 「や」 hanya saja ungkapan ini sedikit lebih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

  1. 飲み物とかカップとかナプキンは、いらない
    Kamu tidak perlu (hal-hal seperti) minuman, gelas, serbet, dll?
  2. とかシャツ買う
    Membeli (hal-hal seperti) sepatu, kemeja, dll .

Partikel 「の」

Kosa Kata

  1. 【ほん】 – buku
  2. インドネシア – Indonesia
  3. 大学 【だい・がく】 – universitas / perguruan tinggi
  4. 学生 【がく・せい】 – siswa
  5. それ – itu
  6. その – singkatan dari 「それの」
  7. シャツ – baju
  8. 【だれ】 – siapa
  9. これ – ini
  10. この – singkatan dari 「これの」
  11. あれ – itu (jauh)
  12. あの – singkatan dari 「あれの」
  13. 白い 【し・ろい】 (sifat-i) – putih
  14. かわいい (sifat-i) – imut
  15. 授業 【じゅ・ぎょう】 – kelas
  16. 行く 【い・く】 (kerja-u) – pergi
  17. 忘れる 【わす・れる】 (kerja-ru) – lupa
  18. こと – acara, peristiwa
  19. 毎日 【まい・にち】 -setiap hari
  20. 勉強 – belajar
  21. する (pengecualian) – melakukan
  22. 大変 【たい・へん】 (sifat-na) – sulit, berat
  23. 同じ 【おな・じ】 – sama
  24. 【もの】 – objek generik
  25. 食べる 【た・べる】 (kerja-ru) – makan
  26. 面白い 【おも・し・ろい】 (sifat-i) – menarik
  27. 静か 【しず・か】 (sifat-na) – tenang
  28. 部屋 【へ・や】 – ruangan
  29. 【ひと】 – orang
  30. 学校 【がっ・こう】 – sekolah

Partikel 「の」 memiliki banyak kegunaan dan merupakan partikel yang sangat ampuh. Partikel ini diperkenalkan di sini karena seperti halnya partikel 「と」 dan 「や」, partikel ini dapat digunakan untuk menghubungkan satu atau lebih kata benda. Mari kita lihat beberapa contoh dibawah ini.

  1. ルディ
    Buku dari Rudi
  2. ルディ。
    Rudi dari buku.

Kalimat pertama pada dasarnya berarti, “Buku nya Rudi”. Kalimat kedua berarti, “Rudi nya buku” yang mungkin merupakan kesalahan. Saya telah menerjemahkan contoh pertama sebagai “buku dari Rudi” karena partikel  「の」 tidak selalu berarti kepemilikan. Hal ini ditunjukan seperti pada contoh berikut.

  • ルディは、インドネシア大学学生だ。
    Rudi adalah mahasiswa dari perguruan tinggi dari Indonesia.

Dalam bahasa Indonesia yang normal, kalimat ini bisa diterjemahkan menjadi, “Rudi adalah mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi di Indonesia.” Urutan modifikasi nya berkebalikan dengan bahasa indonesia, jika ditulis「学生大学インドネシア」 mungkin merupakan kesalahan karena akan berarti Indonesia dari perguruan tinggi dari mahasiswa.

Kata benda yang sedang dimodifikasi bisa dihilangkan jika konteksnya jelas menunjukkan apa yang sedang dihilangkan. Kata yang disorot pada contoh dibawah ini bisa dihilangkan.

  1. そのシャツシャツ
    Baju itu baju punya siapa?
  2. ルディのシャツだ。
    Baju punya Rudi.

Menjadi

  1. そのシャツ
    Baju itu punya siapa?
  2. ルディだ。
    Punya Rudi.

(「その」 adalah singkatan dari 「それ + の」 sehingga akan secara langsung memodifikasi kata bendanya karena adanya partikel 「の」 yang melekat. Kata lain yang sama adalah 「この」 dari 「これの」 dan 「あの」 dari 「あれの」.)

Partikel 「の」 dalam penggunaan ini pada dasarnya menggantikan kata benda dan mengambil alih peran sebagai kata benda itu sendiri. Kita pada dapat memperlakukan kata sifat dan kata kerja seperti layaknya kata benda dengan menambahkan partikel 「の」 pada kata sifat maupun kata kerja tersebut. Partikel 「の」 kemudian akan menjadi kata benda generik, yang dapat kita perlakukan seperti layaknya kata benda biasa.

  1. 白いは、かわいい
    (Benda yang) mempunyai warna putih itu imut. (benda yang berwarna putih itu imut)
  2. 授業行く忘れた
    Lupa (hal dari sebuah kegiatan) pergi ke kelas. (lupa tentang acara pergi ke kelas)

Sekarang kita bisa menggunakan partikel objek, topik, dan pengenal dengan kata kerja dan kata sifat. Kita tidak perlu harus menggunakan partikel 「の」 disini. Kita dapat menggunakan kata benda「」 yang merupakan objek generik atau 「こ と」 untuk peristiwa generik. Sebagai contoh, kita juga dapat mengatakan:

  1. 白いは、かわいい
    Benda yang berwarna putih itu imut.
  2. 授業行くこと忘れた
    Lupa tentang acara pergi ke kelass.

Bagaimana pun, partikel 「の」 sangat berguna dimana kita tidak harus menggantikan suatu kata benda tertentu. Dalam contoh berikut ini, partikel 「の」 tidak menggantikan kata benda apapun, hanya memungkinkan kita bisa memodifikasi klausa kata kerja dan kata sifat seperti layaknya klausa kata benda. Klausa relatif pada contoh berikut diberi warna merah.

  1. 毎日勉強するのは大変
    (Mengenai) Hal belajar setiap hari,  sulit
  2. 毎日同じ食べるのは、面白くない
    (Mengenai) Hal memakan benda yang sama setiap hari, Tidak menarik.

Ketika mengganti 「の」 untuk kata benda, kamu masih harus menambahkan 「な」 untuk memodifikasi kata benda jika kata-sifat-na sedang digunakan.

  • 静か部屋が、ラニの部屋だ。
    Ruangan yang tenang itu adalah ruangan nya Rani.

Menjadi:

  • 静かのが、ラニの部屋だ。
    Yang tenang itu adalah ruangan nya Rani

Disini mungkin terlihat bahwa kita bisa mengganti sembarang kata benda dengan 「の」 namun tidak seperti itu. Sangat penting untuk disadari bahwa untuk mengganti kata benda dengan 「の」 maka kalimat tersebut harus tentang klausanya dan bukan tentang kata benda yang digantikan. Sebagai contoh, pada sesi sebelumnya kita punya kalimat 「学生じゃないは、 学校行く行かない」. Kamu mungkin berpikir kamu bisa mengganti 「」 dengan 「の」 untuk membuat kalimat 「学生じゃないは、学校行くかない」. Namun kalimat tersebut salah karena kalimat nya sekarang merupakan tentang “bukan murid”. Kalimat tersebut akan berarti “hal-hal dari bukan murid, tidak pergi ke sekolah” ini merupakan kalimat yang tidak masuk akal karena bukan murid merupakan suatu keadaan dan sangat tidak mungkin suatu keadaan untuk pergi kemana pun.

Partikel 「の」sebagai penjelasan

Kosa Kata

  1. 【いま】 – sekarang
  2. 忙しい 【いそが・しい】 (sifat-i) – sibuk
  3. 学生 【がく・せい】 – siswa
  4. 飲む 【のむ】 – minum
  5. どこ – dimana
  6. 行く 【い・く】 (kerja-u) – pergi
  7. 授業 【じゅ・ぎょう】 – kelas
  8. ある (kerja-u) – ada (benda mati)
  9. ううん – tidak (kasual, sehari-hari)
  10. その – itu(singkatan dari それの)
  11. 【ひと】 – orang
  12. 買う 【か・う】 (kerja-u) – membeli
  13. 先生 【せん・せい】 – guru
  14. 朝ご飯 【あさ・ご・はん】 – sarapan
  15. 食べる 【た・べる】 (kerja-ru) – makan
  16. どうして – kenapa
  17. 遅い (sifat-i)- lama, terlambat

Partikel 「の」 yang melekat pada akhir klausa terakhir dari suatu kalimat juga dapat menyampaikan nada menjelaskan pada kalimat tersebut. Kalau dalam bahasa indonesia kata yang mungkin mendekati adalah “nih” (atau barangkali ada yang lebih mendekati lagi?). Misalnya, jika seseorang bertanya apakah kamu punya waktu, kamu mungkin menjawab, “Aku agak sibuk nih sekarang.” Kata nih ini dalam tata bahasa jepang juga dapat dinyatakan dengan partikel 「の」. Jenis kalimat ini mengandung arti menjelaskan alasan tentang sesuatu.

Contoh kalimat memberi penjelasan bisa dilihat pada contoh dibawah ini:

  • 忙しい
    Sekarang saya sedang sibuk nih. (memiliki kesan memberi penjelasan)

Kalimat diatas mengandung kesan lembut dan feminim. Pada kenyataannya pria dewasa di jepang biasanya selalu menambahkan karakter deklaratif「だ」 untuk mempertegas kalimat.

  • 忙しいのだ
    Sekarang saya sedang sibuk nih. (biasanya digunakan oleh pria)

Hanya saja karena karakter deklaratif 「だ」 tidak bisa digunakan dalam kalimat tanya, penggunaan 「の」 pada kalimat tanya tidak memberi kesan feminim dan digunakan baik pria dan wanita.

  • 忙しい
    Apakah sekarang kamu sedang sibuk? (kesan meminta penjelasan, netral digunakan oleh pria-wanita)

Untuk mengungkapkan keadaan benda ketika partikel 「の」 digunakan untuk memberikan nada penjelasan, kita perlu menambahkan 「な」 untuk membedakannya dari partikel 「の」 yang berarti “dari”.

  1. ルディのだ。
    punya nya Rudi. (hal dari Rudi.)
  2. ルディのだ。
    Rudi nih(Dengan nada menjelaskan).

Pada penerapannya dalam percakapan sehari-hari, nada penjelasan 「のだ」 biasanya diganti dengan 「んだ」. Hal ini mungkin karena 「んだ」 jauh lebih mudah diucapkan dibanding 「のだ」. Tata bahasa ini bisa nampak memiliki banyak makna yang berbeda bukan hanya karena bisa digunakan untuk segala macam bentuk kata sifat, kata benda, dan kata kerja  namun juga bisa dikonjugasikan seperti layaknya kondisi keadaan benda.

Tidak ada yang baru disini . Pada tabel pertama adalah penambahan 「んだ」 (atau 「なんだ」) pada kata kerja, kata benda, atau kata sifat yang telah terkonjugasi. Sedangkan pada tabel kedua adalah penambahan 「んだ」 (atau 「なんだ」) pada kata kerja, kata benda, atau kata sifat polos yang tidak terkonjugasi yang kemudian mengkonjugasikan karakter 「だ」 yang merupakan bagian dari「んだ」 seperti layaknya pernyataan kondisi keadaan benda. Jangan lupa untuk menambahkan 「な」 untuk kata benda dan kata-sifat-na

「んだ」 ditambahkan pada berbagai konjugasi berbeda (ganti 「の」 atau 「のだ」 dengan 「んだ」)
Kata Benda / Kata Sifat Na Kata Kerja / Kata Sifat I
Polos 学生なんだ 飲むんだ
Negatif 学生じゃないんだ 飲まないんだ
Lampau 学生だったんだ 飲んだんだ
Lampau-Neg 学生じゃなかったんだ 飲まなかったんだ
「んだ」 dikonjugasikan (ganti 「の」 dengan 「ん」 dan 「の」 atau 「のだ」 dengan 「んだ」)
Kata Benda / Kata Sifat Na Kata Kerja / Kata Sifat I
Polos 学生なんだ 飲むんだ
Negatif 学生なんじゃない 飲むんじゃない
Lampau 学生なんだった 飲むんだった
Lampau-Neg 学生なんじゃなかった 飲むんじゃなかった

Bisa dikatakan bahwa bentuk lampau dan lampau-negatif dari kata benda / kata-sifat-na pada tabel kedua hampir tidak pernah digunakan (terutama dengan 「の」). Tetapi mereka tetap disertakan disini untuk kelengkapan.

Perbedaan mendasar antara menggunakan partikel penjelasan 「の」 dengan tidak menggunakan sama sekali adalah kamu memberi tahu kepada pendengar bahwa “Lihat, inilah alasannya” dibanding hanya sekedar memberikan suatu informasi baru. Sebagai contoh jika seseorang bertanya kepadamu, “Apakah kamu sedang sibuk?” kamu bisa dengan sederhana menjawab, 「忙しい」. Hanya saja jika seseorang bertanya “Kenapa kamu tidak bisa menemani ku?” karena kamu punya alasan untuk itu maka kamu bisa menjawab 「忙しいの」 atau 「忙しいんだ」. Tata bahasa ini sangat diperlukan untuk mencari penjelasan dalam sebuah pertanyan. Sebagai contoh, jika kamu ingin bertanya, “Hey, apa tidak terlambat ini? ” kamu tidak bisa hanya bertanya seperti ini 「遅くない?」 karena hanya akan berarti “tidak terlambat?” Kamu harus mengindikasikan bahwa kamu sedang mencari penjelasan dengan menggunakan bentuk berikut 「遅いんじゃない?」.

Mari kita lihat beberapa contoh dari beberapa macam situasi di mana tata bahasa jepang ini digunakan.

Contoh 1

ラニ:どこ行く
Rani: Mau pergi kemana? (mencari penjelasan)

ルディ:授業行くんだ
Rudi: Mau pergi ke kelas. (menjelaskan)

Contoh 2

ラニ:授業あるんじゃない
Rani: Sekarang, bukankah sedang ada kelas? (mengira bahwa sedang ada kelas)

ルディ:は、ないんだ
Rudi: sekarang ini sedang tidak (ada kelas). (menjelaskan)

Contoh 3

ラニ:授業ないんじゃない
Rani: Bukankah sekarang sedang tidak ada kelas? (mengira bahwa sedang tidak ada kelas)

ルディ:ううんある
Rudi: Tidak, sedang ada (kelas).

Contoh 4

ラニ:その買うんじゃなかったの
Rani: Bukankah orang itu yang tadinya akan membeli? (mengira bahwa tadi nya orang itu akan membeli)

ルディ:ううん先生買うんだ
Rudi: Tidak, (pak) guru lah yang akan membelinya (menjelaskan)

Contoh 5

ラニ:朝ご飯食べるんじゃなかった
Rani: Seharusnya tidak makan sarapan. (menjelaskan seharusnya sarapannya tidak dimakan)

ルディ:どうして
Rudi: Kenapa?

Jangan khawatir jika saat ini kamu masih bingung, kita akan melihat lebih banyak lagi contoh lagi seiring perjalanan kita belajar tata bahasa jepang.

Daftar Materi Belajar Tata Bahasa Jepang