Kata Kerja Transitif dan Intransitif

0
741

Dalam bahasa jepang, terkadang ada dua jenis kata kerja dari sebuah kata kerja yang sama yang sering disebut sebagai kata kerja transitif dan kata kerja intransitif. Perbedaannya adalah pada kata kerja transitif, sebuah tindakan dilakukan oleh pelaku aktif. Sedangkan pada kata kerja intransitif, sesuatu terjadi tanpa adanya pelaku langsung. Sebagai contoh dalam bahasa indonesia  “Bola jatuh” (tanpa pelaku) vs “Saya menjatuhkan bola” (pelaku adalah saya), kalau dalam bahasa jepang menjadi 「ボールちた」 vs 「ボールとした」. Contoh lain adalah “Memasukan ke kotak” (入れる) vs “Masuk ke kotak” (入る). Kedua kata kerja tersebut mempunyai arti dasar yang sama, hanya saja untuk kata kerja transitif, dia memiliki objek langsung dengan pelaku aktif sementara kata kerja intransitif tidak memilikinya. Penting untuk mengetahui mana kata kerja transitif dan mana kata kerja intransitif agar bisa memilih partikel yang benar untuk digunakan dengan kata kerja tersebut.

Karena arti dasar dan kanji nya sama, kamu bisa belajar dua kata kerja sekaligus dengan hanya belajar satu kanji. Berikut ini adalah beberapa contoh dari kata kerja transitif dan intransitif.

Kata Kerja Transitif and Intransitif
Transitif Intransitif
落とす menjatuhkan 落ちる jatuh
出す mengeluarkan 出る keluar
入れる memasukan 入る  masuk
開ける membuka 開く terbuka
閉める menutup 閉まる tertutup
つける menempelkan つく menempel
消す menghapus 消える menghilang
抜く mencabut 抜ける tercabut

Perhatikan penggunaan partikel

Pelajaran penting untuk diambil dari sesi ini adalah belajar cara menggunakan partikel yang benar untuk jenis kata kerja yang bersangkutan. Mungkin sulit pada awalnya untuk memahami mana yang merupakan kata kerja transitif dan mana yang intransitif. Kamu bisa memeriksa jenis kata kerja tersebut apakah masuk transitif atau intransitif dengan menggunakan kamus online seperti jisho.org

Contoh

  1. 電気つけた
    Saya lah yang telah menyalakan lampu.
  2. 電気ついた
    Lampunya menyala.
  3. 電気消す
    Mematikan lampu.
  4. 電気消える
    Mati lampu.
  5. 開けた
    Siapa yang telah membuka jendela?
  6. どうして開いた
    Kenapa jendelanya terbuka?

Hal penting untuk diingat adalah

kata kerja intransitif tidak mempunyai objek langsung karena tidak adanya pelaku aktif.

Contoh berikut tidak benar secara tata bahasa jepang

  1. 電気つけた
    (「を」 seharusnya diganti dengan 「が」 atau 「は」)
  2. 電気消える
    (「を」 seharusnya diganti dengan 「が」 atau 「は」)
  3. どうして開いた
    (「を」 seharusnya diganti dengan 「が」 atau 「は」)

Satu-satunya kasus dimana kamu bisa menggunakan partikel 「を」 untuk kata kerja intransitif adalah saat lokasi menjadi objek langsung dari kata kerja gerak seperti yang kita pelajari di sesi sebelumnya.

Contoh

  • 部屋出た
    Telah keluar ruangan.

Daftar Materi Belajar Tata Bahasa Jepang